Assalaamualaikum... Selamat Datang di Blog "Mutiara Qolbu". Semoga bermanfaat dan menjadi berkah. Amiin

Awan Cumulonimbus Dalam Al-Qur'an

Awan kumulonimbus (CB) belakangan jadi bahan pembicaraan dikalangan media, karena awan ini diduga sebagai penyebab terjadinya kecelakaan jatuhnya pesawat Air Asia (QZ 8501). Karena diduga itulah awan CB ini menjadi terkenal.

Pesawat ini rencananya akan melakukan penerbangan dari Surabaya menuju Singapura, namun ditengah perjalanan pesawat ini hilang kontak dengan menara pengawas trafik udara (ATC) Indonesia.

Awan CB ini terbentuk dari hasil ketidakstabilan atmosfer. Menurut Wikipedia Awan CB adalah sebuah awan vertikal menjulang (keluarga D2) yang sangat tinggi, padat, dan terlibat dalam badai petir dan cuaca dingin lainnya. Cumulonimbus berasal dari bahasa latin, "cumulus artinya terakumulasi dan "nimbus" artinya hujan.

Seperti dijelaskan oleh Bapak Jusman Syafi'i Djamal (Pengamat Penerbangan) dalam harian Replubika, bahwa " awan sejenis ini sangatlah berbahaya dalam dunia penerbangan karena akan menyebabkan mesin mati. Karena didalam awan ini terdapat butiran-butiran es yang mengalir, kalau butiran es ini masuk kedalam mesin maka akan menyebabkan mesin mati."

Tahukah anda !! 
Sejak 1400 tahun yang lalu, Al-Qur'an sudah menjelaskan panjang lebar tentang Awan CB ini. Dalam Al-Qur'an Surat An-Nur:43, Allah SWT menjelaskan tentang awan yang karakteristiknya mirip dengan awan CB ini.

"Tidakkah kamu melihat bahwa Allah mengarak awan, kemudian mengumpulkan antara (bagian-bagian) nya, kemudian menjadikannya bertindih-tindih, maka kelihatanlah olehmu hujan keluar dari celah-celahnya dan Allah (juga) menurunkan (butiran-butiran) es dari langit, (yaitu) dari (gumpalan-gumpalan awan seperti) gunung-gunung, maka ditimpakan-Nya (butiran-butiran) es itu kepada siapa yang dikehendaki-Nya dan dipalingkan-Nya daari siapa yang dikehendaki-Nya. Kilauan kilat awan itu hampir-hampir menghilangkan penglihatan" (QS An-Nur:43)

Wallohu 'alam bi showab

Jadwal Sholat Abadi

 
back to top